Proses Terbentuknya Bumi dengan Penjelasan Mudah dan Singkat

Proses Terbentuknya Bumi Kali ini kami akan jelaskan teori pembentukan tata surya dan Bumi, proses pembentukan Bumi atau proses terjadinya Bumi. Bagaimana sih kejadiannya dan apa-apa saja yang ikut campur dalam terbentuknya Bumi dan pembentukan Bumi itu sendiri, langsung saja berikut ini penjelasannya.

Proses Terbentuknya Bumi

 teori pembentukan tata surya
jhonmiduk8.blogsphot.com

Bumi adalah salah satu anggota tata surya terbaik di dalam galaxi kita ini, bumi merupakan satu-satunya planet yang ditempati oleh manusia. Lalu bagaimana proses terbentuknya bumi ini? Jawabannya ada dalam artikel ini. Berikut teori pembentukan tata surya dan bumi di bawah ini.

Pengertian Bumi

proses pembentukan bumi
telegraph.co.uk

Bumi dengan segala isinya dan bentuknya adalah salah satu anggota planet tata surya yang beredar mengelilingi Matahari. Karena bumi adalah bagian dari tata surya, sejarah awal terbentuk dan perkembangannya sangat berkaitan dengan sejarah pembentukan tata surya.

Bumi telah terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu. Namun bentuk permukaan bumi selalu berubah. Perubahan tersebut akan berlanjut sepanjang periode, baik perlahan maupun cepat.

Proses perubahan bentuk permukaan bumi disebabkan oleh kekuatan geologi. yaitu energi yang berasal dari dalam bumi (endogen) dan energi yang terasa. dari luar (eksogen).

Kekuatan energi endogen bisa menyebabkan munculnya gunung berapi dan gempa bumi sangat dahsyat, sementara energi eksogen adalah kekuatan yang menghancurkan bentuk permukaan bumi dari luar.

Berdasarkan beberapa pengamatan diketahui bahwa bumi berbentuk bulat bola yang berakselerasi di kutub. Garis tengah di khatulistiwa adalah 12.756,32 km dan jarak antara kutub utara dan kutub selatan adalah 12.713,54 km.

Teori Pembentukan Bumi

Proses terbentuknya Bumi
telegraph.co.uk

Dalam teori pembentukan Bumi tidak diketahui dengan pasti bagaimana asli pembentukannya, namun diketahui bahwa proses terbentuknya bumi tidak dapat dipisahkan dari proses pembentukan tata surya menurut pendapat ahli.

Dari para ahli yang mengajukan teorinya tentang proses terbentuknya bumi yang juga merupakan proses pembentukan bumi. Teorinya antara lain.

1. Teori Fog (Nebula)

proses terbentuknya bumi
geonatela.blogspot.com

Immanuel Kant adalah seorang filsuf dan ilmuwan Jerman. Pada tahun 1755, dia berhipotesis bahwa tata surya dibentuk oleh awan nebula yang terdiri dari berbagai gas. Nebula itu berputar perlahan. Gas besar menarik gas kecil yang membentuk gumpalan gas yang mirip dengan cakram.

Saat cakram melaju kencang, sebagian besar gas berada di bagian tengah piringan. Bagian tengah cakram membentuk kabut besar yang kemudian menjadi Matahari. Gas di tepi mengalami penurunan suhu dan menyusut membentuk planet yang mengelilingi Matahari.

b. Piere Simon de Laplace

Piere Simon de Laplace adalah seorang fisikawan Prancis. Pada tahun 1796 ia menyatakan bahwa tata surya berasal dari kabut yang bengkok. Karena kabut selalu memancarkan panas di alam semesta yang dingin, kabut mengalami penyusutan dan membentuk bola gas.

Penyerapan menyebabkan bola gas melaju kencang. Akibatnya, percepatan di kedua kutub dan melebar di garis katulistiwa menyerupai gelang akibat penumpukan gas.

Spiral bola gas yang lebih cepat menyebabkan sebagian massa gas di khatulistiwa menjauhi bola gas, lalu membentuk bola gas yang lebih kecil dan mengelilingi bola gas awal. Bola gas kecil kemudian mendingin menjadi planet, sedangkan bola gas awal menjadi Matahari.

2. Teori Planetesimal

proses terbentuknya bumi
androidcentral.com

Teori planetesimal yang diajukan oleh Chamberlin dan Moulton pada tahun 1905. Teori planetesimal menyatakan bahwa tata surya berasal dari spiral atau spiral mist clogs yang disebut kabut berkilau. Di dalam kabut ada bahan padat yang disebut planetesimal.

Setiap planetesimal memiliki orbit bebas yang mengakibatkan tabrakan. Mengingat gaya gravitasi, bentuk gumpalan besar dan lebih poppy. Benjolan terbesar terletak di tengah (tengah) kabut dan menjadi pusat sirkulasi yang kemudian disebut Matahari. Rumpun yang lebih kecil menjadi planet yang bersama-sama merevolusinya.

3. Teori Pasang Surut

proses terbentuknya bumi
Majalahbatu.com

Teori pasang surut pertama disampaikan oleh Buffon (1707 – 1788). Buffon menyatakan bahwa tata surya berasal dari bahan matahari yang dilempar akibat benturan dengan komet.

Teori pasang surut Buffon kemudian diperbaiki oleh dua ilmuwan Inggris, Sir James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1919. Sebagai teori proses terbentuknya Bumi.

Jeans dan Jeffreys menyatakan bahwa tata surya terbentuk oleh efek pasang surut gas di Matahari. Efek pasang surut ini disebabkan oleh gaya gravitasi bintang besar yang melintasi Matahari.

Gas panas kemudian dilepaskan dari Matahari dan mulai mengelilingi Matahari. Selanjutnya, gas panas berubah menjadi bola cair. Setiap bola perlahan mendinginkan dan membentuk lapisan keras di sekitarnya menjadi planet bisa menjadi satelit.

4. Teori Debu Awan (Planet Proto)

proses terbentuknya bumi
sciencemag.org

Teori proto planet ini diusulkan oleh astronom Jerman Carl von Weizsaecker pada tahun 1940. Teori proto planet kemudian disempurnakan antara lain oleh Gerard P. Kuiper pada tahun 1150.

Teori planet proto menyatakan bahwa tata surya dibentuk oleh awan gas yang masif dan debu banyak Lebih dari 15.000 juta tahun yang lalu salah satu benjolan itu mengalami kompresi dan menarik partikel debu ke dalam bola. Pada saat itulah terjadi perpecahan.

Dengan pilinan itu, bola gumapalan sampai rata seperti cakram, pusat tebal dan rata di tepinya. Bagian tengahnya yang tebal melilit lebih lambat dari ujungnya.

Partikel di tengah tekan satu sama lain menyebabkan panas dan panas. Bagian tengah kemudian menjadi matahari. Partikel spiral di tepinya lebih cepat menyebabkan gumpalan gas dan awan debu terbelah menjadi tandan yang lebih kecil.

Rumpun kemudian membeku ke dalam bahan planet dan satelitnya. Oleh karena itu, bahan planet ini disebut protoplanet dan teorinya disebut teori protoplanet.

5. Teori Bintang Kembar

proses terbentuknya bumi
Dekraken

Teori bintang kembar tersebut diusulkan oleh astronom Inggris R.A. Lyttleton sekitar tahun 1930an. Teori tersebut menyatakan bahwa galaksi kita mengandung banyak kombinasi bintang kembar.

Karena itu, Lyttleton juga menganggap Matahari memiliki bintang sebagai kembarannya. Bintang Matahari Matahari kemudian meledak menjadi unsur gas dan terjebak oleh gaya gravitasi Matahari.

Awan gas kemudian mendingin membentuk planet dan satelit yang mengelilingi Matahari dan membentuk tata surya. Proses pembentukan planet dan satelit sama dengan teori pasang surut, dari sinilah mulai terang mengenai teori proses terbentuknya Bumi.

Begitu banyak materi yang diberikan tentang Formasi Bumi dan Teori Pembentukan Bumi menurut pakar dan ahli, semoga informasi ini bisa membantu dan meningkatkan wawasan Andda. Semoga bermanfaat, terimakasih banyak dan sampai bertemu diartikel-artikel selanjutnya.

By: Gigih Prakoso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *